Seintaiscraft

Jumat, 10 Juni 2011

sejarah SParta


1












PERADABAN YUNANI KUNO
BAB I – PENDAHULUAN

Latar Belakang
Yunani. Begitu mendengar kata itu, hanya satu hal yang terlintas di benak kita :peradaban yang maju. Tidak bisa dipungkiri, Yunani adalah negara yang banyakmemberikan sumbangan besar bagi kemajuan manusia dewasa ini. SumbanganYunani yang besar itu terwujud dalam berbagai bidang, mulai dari bidangpengetahuan, kesenian, arsitektur, sistem pemerintahan, sampai pada bidangagama. Oleh karena itu, pantaslah jika peradaban Yunani disebut-sebut sebagai Peradaban Tertinggi di Masa Lalu.
BAB II – PEMBAHASAN
2.1. Peradaban Pulau Kreta
Sebelum membahas mengenai peradaban Yunani, ada baiknya kita membahasperadaban yang muncul di Pulau Kreta terlebih dahulu. Kreta adalah pulauterbesar di Yunani, yang terletak di selatan Yunani. Peradaban Pulau Kreta inidisebut-sebut merupakan cikal-bakal dari peradaban Yunani. Peradaban PulauKreta ini sendiri muncul sekitar tahun 3000-1400 SM. Letak Pulau Kreta sangatstrategis yakni di tengah-tengah jalur pelayaran antara Mesir, Yunani danMesopotamia. Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat Pulau Kretauntuk hidup dari sektor pelayaran dan perdagangan. Selain itu Pulau Kreta jugamenjadi jembatan budaya antara Asia, Afrika dan Eropa.
2.1.1. Sejarah Peradaban Pulau Kreta
Sejarah Pulau Kreta dapat diketahui dari Karya Sastra berupa legenda danmitologi karangan penyair Homerus yang berjudul Illiad dan Odysseia. Homerusmenceritakan Pulau Kreta yang indah permai, memiliki tidak kurang dari 90kota. Uraian tersebut diperkuat oleh Sir Arthur Evans dari Inggris yang pertamakali melakukan penggalian pada tahun 1878 M. Dengan penggalian tersebutditemukan bukti-bukti arkeologi mengenai kejayaan Pulau Kreta di masa yang lalu.
2.1.2. Peninggalan Peradaban Pulau Kreta
Kegiatan pelayaran dan perdagangan telah menyebabkan tingkat kemakmuranyang tinggi bagi masyarakat Pulau Kreta. Kota-kota pusat perdagangan sepertiKnossus dan Phaestos telah tertata dengan baik. Bangunan gedung padaumumnya terbuat dari batu bata serta ada bangunan yang bertingkat. DiKnossus ditemukan reruntuhan istana Knossus yang berbentuk labyrinth(rumah siput). Labyrinth berasal dari kata Labrys yang berarti “mudahtersesat”. Bangunan istana didesain demikian agar seseorang yang masuk akanmudah tersesat karena susunan kamar-kamar, ruangan dan lorongnya ruwetuntuk menghalangi para penjahat yang masuk istana dan ingin menjarahkekayaan istana.
Kini, Istana Knossus telah menjadi salah satu atraksi pariwisata sekaligus situsarkeologis di Yunani yang dibuka untuk umum. Sebenarnya, selain Knossus,masih ada kota-kota yang terbilang besar dan memegang peranan cukup
penting dalam perkembangan peradaban Yunani Kuno, yaitu Phaestos, Tylissos,
Hanos.
Masyarakat Pulau Kreta juga mengenal seni Lukis Fresko, seni porselin/gerabah,seni pahat pada gading atau media yang lain dan seni kerajinan logam. Karyaseni ini juga menghasilkan peralatan rumah tangga misalnya alat pertukangan,sepatu, pengecoran logam dan lain-lain. Selain itu, peradaban Pulau Kreta jugameninggalkan kemampuan maritim dan kemampuan menempa besi padarakyatnya.
Giant Clay Jars, contoh hasil peninggalan Peradaban Pulau Kreta yang
menunjukkan kemampuan seni porselin/gerabah dari masyarakat Kreta jaman
dahulu.
Fresco adalah teknik melukis di dinding dengan menimpakan pigmen pada
plaster dinding yang baru dilapisi. Fresko berasal dari frase Italia buon frescoyang berarti "selagi basah". Pigmen yang ditimpakan di atas plaster basah akanmelekat sangat kuat sehingga hasil karya bisa dinikmati berpuluh tahun.Adonan ini harus dibuat dengan takaran yang tepat, sebab bila terlalu basahakan menyebabkan timbulnya jamur, dan bila terlalu kering akan menyebabkanpigmen tidak bisa tertempel kuat.
Desain fresko biasanya dibuat di atas kertas yang kemudian dilubangi,ditempelkan ke atas plaster basah, dan ditaburi pigmen gelap yang kemudianmembuat pola desain yang persis sama dengan rancangan semula. Lukisanharus dibuat secepat mungkin sebelum adonan plaster mengering sehinggasaat sebagian air diserap oleh dinding, pigmen yang ada ikut terserap puladengan kuat.

Villa Farnesina oleh Raphael
Masyarakat Kreta juga telah mengenal bentuk tulisan yang disebut tulisanMinos. Nama Minos berasal dari nama seorang raja besar di Pulau Kreta,bahkan kebudayaan Pulau Kreta seringkali disebut kebudayaan Minoa.Walaupun Tulisan Minos itu telah ditemukan peninggalan tulisan namun sampaisekarang belum berhasil dibaca sehingga sejarah Pulau Kreta belum dapatdiungkap secara jelas.
Pada tahun 1980, arkeolog Inggris berhasil menemukan sisa reruntuhan sebuahistana di Knossos, di pulau Kreta. Luas arealnya sekitar 2 hektar, denganratusan bangunan rumah di dalamnya, yang dihubungkan dengan banyak jalandan lorong, strukturnya sangat rumit dan belum pernah dijumpai sebelumnya.Di tengah terdapat sebuah lambang bergambar sepasang kapak, para penelitisependapat bahwa ini merupakan Istana Kapak Ganda milik raja Minos (dalamcerita kuno Yunani pernah disinggung adanya lambang kapak ganda sebagaisimbol dari istana yang terdapat di pulau Crete). Dinding bagian dalam istanadipenuhi dengan lukisan yang indah dengan corak yang cerah, mencerminkankemegahan kerajaan di masa tersebut. Banyak ditemukannya peralatan daribahan logam dan keramik menandakan seni para penduduk Crete kala itusangat maju.

KEHANCURAN KRETA
Kebudayaan Kreta (Crete) ini hancur akibat suatu bencana ledakan gunung api yang maha dasyat dan satu kali gelombang Tsunami hebat yang belum pernahterjadi sebelumnya. Pulau Crete hanya terpisah sejauh 60 mil dari pulau Thera,dan 3600 tahun lalu gunung berapi di pulau Thera mengalami letusan dasyat,debu dan asap yang disemburkan akibat ledakan tersebut diperkirakansebanyak ribuan ton menyebar hingga ke pulau Greenland, Tiongkok danAmerika Utara akibat diterbangkan angin. Selain bencana alam, faktor lainadalah invasi bangsa pendatang yang berasal dari ras Indo Jerman di AsiaTengah yang bergerak ke Yunani kemudian ke pulau Kreta.

2.1.4. Kebiasaan Masyarakat Kreta Melakukan Pemujaan
Hal yang paling menarik perhatian dari penemuan tersebut adalah lempengan –lempengan terbuat dari tanah liat yang berukir abjad, salah satu di antaranyabertuliskan : “Swedia telah mempersembahkan 7 orang wanita, anak lelaki danperempuan masing – masing satu orang.” Di luar dugaan, para arkeolog punberhasil menemukan tumpukan tulang manusia yang jumlahnya mencapai 200potong lebih, yang merupakan tulang tengkorak anak yang berusia antara 10 –15 tahun, yang masih meninggalkan bekas dibunuh dengan benda tajam.Setelah itu para arkeolog juga menemukan sebuah biara pemujaan. Dalamtemuan itu terbukti bahwa penduduk Crete telah melakukan pemujaan denganmengorbankan manusia hidup.
Di dalam biara tersebut ditemukan berbagai jenis wadah dari bahan keramikyang digunakan untuk melakukan pemujaan, di atas meja pemujaan tergeletakseonggok tengkorak dari seorang remaja dengan tinggi badan sekitar 165 cm,di samping meja pemujaan tersebut juga ditemukan ada sebuah wadah tempatmenampung darah dari sang korban, dan sebilah pisau dari tembaga yangdigunakan untuk membunuh. Sementara di dekat situ terdapat seonggoktumpukan tengkorak lain dengan posisi kepala menengadah ke atas,mengenakan cincin perak di salah satu jarinya, dan seonggok lagi tengkorakyang sedang menutupi wajah sang korban, mungkin adalah tulang tengkoraksang ketua upacara beserta asistennya. Tak jauh dari tempat itu adasekumpulan tulang tengkorak yang serampangan, yang diduga merupakanpara pejabat dan pembantu, yang tidak sempat lagi melarikan diri pada saatbencana terjadi dan mati di tempat itu.
Dilihat dari keadaan situs temuan tersebut, arkeolog menyimpulkan bahwa :Pada saat para penduduk Crete sedang melangsungkan upacara pengorbananmanusia hidup, yang bertujuan untuk memohon agar terhindar dari bencana,malah justru telah me-ngundang terjadinya gempa bumi dan bencana mahadasyat, yang telah merobohkan seketika atap tempat upacara berlangsung danmenimpa semua orang yang ada di dalamnya.





























Bangsa Bangsa Yunani

Bangsa Yunani (bahasa Yunani Έλληνες—"Hellenes") adalah nama sebuah bangsa yang telah menghuni Yunai semenjak abad ke-17 SM sampai sekarang

Bangsa Doria (Spartan)



Sparta adalah kota pada zaman Yunani Kuno yang merupakan ibukota Laconia dengan kota terpenting Peloponesus di tepiSungai Eurotas. Sparta didirikan oleh orang-orang Doria yang mengalahkan Laconia dan Messenia yang pada perkembangannya menjadi sangat kuat dan berkuasa. Pada abad ke-7 SM, Sparta merupakan pusat kesusastraan namun sesudah tahun 600 SM ilmu kemiliteran yang lebih ditonjolkan.
Anak-anak dari golongan berkuasa (Spartiate) dilatih menjadi militer. Di bawah golongan militer adalah golongan perioeci(tukang dan pedagang) dan helot (budak-budak). Hanya kaum Spartiate yang memiliki hak hukum dan hak sipil.

 

Prasejarah

Masa Prasejarah Sparta sulit untuk direkonstruksi, karena tidak banyak bukti tulisan dari masa tersebut dan juga distorsi oleh tradisi oral.[1] Namun, bukti paling awal mengenai pemukiman manusia di wilayah Sparta adalah dari tembikar yang berasal dari periode pertengahan Neolitikum, ditemukan di sekitar Kouphovouno, sekitar dua kilometer selatan-barat daya Sparta .[2] Ini adalah jejak awal peradaban Sparta Mikene, seperti yang digambarkan dalam Illiadkarya Homer.
Peradaban ini sepertinya jatuh ke dalam kemunduran pada akhir zaman perunggu. Menurut Herodotus, suku-suku Makedonia dari utara bergerak ke Peloponesia, di mana mereka disebut bangsaDoria, mereka menaklukan suku-suku setempat dan menetap di sana.[1] Bangsa Doria tampaknya telah mulai mengembangkan batas wilayah Sparta hampir sebelum mereka mendirikan negara mereka sendiri.[3] Sparta berjuang melawan Doria Argive di timur dan tenggara, dan juga Arkadia Achaea di barat laut. Bukti menunjukkan bahwa daerah Sparta relatif tidak dapat diakses karena topografi dataran Taygete sehingga Sparta memang sudah aman sejak awal.[3]
Menurut Herodotus dan Thucydides, antara abad ke-8 dan ke-7 SM Sparta mengalami periode ketiadaan hukum dan perselisihan sipil.[4] Akibatnya, mereka melakukan serangkaian reformasi politik dan sosial di masyarakat yang kemudian mereka kaitkan dengan pemberi hukum mereka, Lykourgos[5] Perubahan-perubahan ini menandai awal sejarah klasik Sparta.
Sejarah Yunani Kuno
Sparta
Di Yunani kuno, saingan besar Athena Sparta. Kota-negara dan sekitarnya wilayahnya terletak di Peloponnesus, sebuah semenanjung barat daya Athena. Sparta (juga disebut Lacedaemon) adalah ibukota distrik Laconia.
Dari prajurit besi-hati kuat dari negara-kota telah datang kata sifat Spartan.Sparta membanggakan diri bukan pada seni, belajar, atau bangunan yang indah, tetapi pada pria gagah yang yang "melayani kota mereka di tempat tembok bata."Athena, dengan candi yang indah dan patung, puisi dan filsafat, mendominasi kehidupan intelektual dunia. Pada akhirnya, bagaimanapun, Sparta merebut supremasi politik sementara dari lawan budidaya nya.
Pemerintah Spartan didirikan pada prinsip bahwa kehidupan setiap individu, dari saat lahir, benar-benar milik negara. Para tua-tua dari negara-kota memeriksa bayi baru lahir dan memerintahkan dan tidak sehat yang lemah untuk dibawa ke sebuah jurang di dekatnya dan dibiarkan mati. Dengan praktek ini Sparta diharapkan untuk memastikan bahwa hanya mereka yang secara fisik sehat akan selamat.
Anak-anak yang dibiarkan hidup dibesarkan di bawah disiplin berat. Pada usia 7, anak laki-laki telah dihapus dari 'orang tua kendali mereka dan disusun menjadi band kecil. Dan paling berani pemuda terkuat dibuat kapten. Anak-anak tidur di asrama di tempat tidur keras bergegas. Mereka makan kaldu hitam dan makanan kasar lainnya. Mereka mengenakan pakaian sederhana dan scantiest. Berbeda dengan anak laki-laki dari Athena, mereka menghabiskan sedikit waktu belajar musik dan sastra. Sebaliknya mereka dibor setiap hari dalam senam dan latihan militer. Mereka mengajarkan bahwa mundur atau menyerah dalam pertempuran itu memalukan. Mereka belajar untuk menahan rasa sakit dan penderitaan tanpa keluhan dan mematuhi perintah mutlak dan tanpa pertanyaan.
Mereka diizinkan untuk merasakan sejumput kelaparan dan didorong untuk menambah ongkos mereka dengan mencuri makanan bagi diri mereka sendiri. Ini tidak dilakukan untuk memupuk ketidakjujuran tetapi untuk mengembangkan kelihaian dan perusahaan. Jika mereka tertangkap, mereka dicambuk karena kejanggalan mereka. Dikatakan bahwa seorang anak laki-laki Sparta, yang telah mencuri rubah muda untuk makan malamnya, diperbolehkan binatang ia tersembunyi di bawah jubahnya menggerogoti keluar tanda-tanda vital nya daripada mengkhianati pencurian itu dengan menangis keluar. Girls dididik dalam kelas-kelas bawah sistem serupa, tetapi dengan ketelitian kurang.
Disiplin pun semakin ketat ketika anak-anak mencapai kedewasaan. Semua warga negara Spartan laki-laki antara usia 20 dan 60 bertugas di tentara dan, meskipun diperbolehkan untuk menikah, mereka harus makan milik's klub laki-laki dan makan dan tidur di barak publik. Mereka dilarang memiliki emas dan perak, dan uang mereka hanya terdiri dari batang besi. Perang lagu itu hanya musik mereka, dan pendidikan sastra mereka sedikit. mewah pun diizinkan, bahkan dalam penggunaan kata-kata. Mereka berbicara singkat dan to the point - dalam cara yang telah datang untuk dipanggil singkat, dari Laconia, distrik yang Sparta merupakan bagian darinya.
Ada tiga kelas penduduk di Laconia. warga Sparta, yang tinggal di kota itu sendiri dan siapa saja memiliki suara dalam pemerintahan, mencurahkan seluruh waktu mereka untuk pelatihan militer. The peroikoi, atau "penghuni-bulat," yang tinggal di desa-desa sekitarnya, yang gratis tapi tidak memiliki hak politik. Mereka adalah pedagang dan mekanik - pekerjaan yang dilarang Spartan.
Para Helots adalah budak, sedikit lebih baik daripada budak, terikat pada peternakan dan dipaksa mengolah tanah untuk warga yang memiliki tanah. Helots ini, yang pernikahan dan anak-anak tidak begitu ketat dikontrol oleh negara, adalah kelas yang paling banyak dan dibenci tuan mereka. Hanya organisasi menakjubkan dan kekuatan melawan negara Spartan terus mereka di bawah kontrol.
Fitur lain aneh Sparta adalah pemerintah, yang dipimpin oleh dua raja yang memerintah bersama-sama. Mereka menjabat sebagai imam tinggi dan sebagai pemimpin dalam perang. Setiap raja bertindak sebagai cek di sisi lain. Ada semacam kabinet yang terdiri dari lima ephors, atau pengawas, yang dilakukan suatu perwalian umum di atas hukum dan adat dan dalam waktu-waktu kemudian datang untuk memiliki kekuatan yang lebih besar. Kekuasaan legislatif dipercayakan dalam perakitan warga Spartan dan dalam senat, atau dewan, dari 30 tua-tua yang terdiri dari dua raja dan 28 orang lainnya dipilih dari warga yang telah melewati usia 60.
Sparta at War
Pasukan Spartan, meskipun biasanya cukup kecil, dengan baik-disiplin dan semua tetapi tak tertahankan dalam pertempuran. Setiap warga negara tentara terinspirasi oleh tekad untuk menang atau mati. Ibu Spartan, ketika ia memberi anaknya perisai, akan berkata: "Bawalah kembali perisai ini sendiri atau dibawa kembali di atasnya," mengacu pada cara yang mati dilakukan pada perisai mereka dari medan perang. Di antara yang paling heroik prestasi Sparta adalah berdiri diambil dengan memerangi orang-orang tersebut pada pertempuran Thermopylae pada tahun 480 SM, selama Perang Persia
Konstitusi Spartan dikatakan telah didirikan oleh Lycurgus di abad 9 SM. Dalam disiplin kaku hukumnya, Sparta diperpanjang penaklukan dengan sendirinya beberapa negara-negara tetangga sampai menguasai sebagian besar Peloponnesus.
para pemimpin dunia Yunani: 6 - abad ke-5 SM 

Pada pertengahan abad 6 Sparta adalah kota-negara terkuat di Yunani. Dia sekarang mengasumsikan peran kepemimpinan, melibatkan tetangga di sebuah aliansi pertahanan yang menjadi dikenal sebagai Liga Peloponnesia.Istilah diterima oleh anggota liga adalah bahwa mereka akan berjuang di bawah kepemimpinan Spartan dalam setiap kampanye bersama dan bahwa mereka akan mengirim pasukan ke Sparta dalam hal pemberontakan oleh HELOTS . 

Sebagai imbalannya mereka memperoleh perlindungan tentara yang paling tangguh di Yunani.

Politik kepemimpinan Sparta menarik bagi keluarga aristokrat yang masih mengendalikan sebagian besar kota-negara Yunani.Ancaman utama untuk kepentingan mereka adalah daritiran, merebut kekuasaan atas nama kelas diperkaya baru.

Sparta, diperintah oleh aristokrasi dalam kerangka konstitusional, adalah luar biasa aman terhadap setiap pergolakan tersebut.Tidak ada risiko kelas komersial baru berkembang, karena tidak ada perdagangan (bahkan koin dilarang).Jadi Sparta menjadi terkait dengan kebijakan menentang tiran - bahkan deposing mereka.bentrokan besar pertama nya denganAthenadatang di 510, ketika salah satu raja Sparta, Kleomenes, pawai utara ke mengusir Hippias tiran.


Dalam 480 ancaman dari Persia membawa Sparta dan Athena bersama-sama, dengan sebagian besar negara-kota lain dari daratan Yunani, dalam sebuah pertunjukan langka kesatuan.Selamaperang Greco-Persiaposisi terdepan Sparta diakui oleh semua.

Pada saat Persia ditarik pada akhir 480, nyenyak kalah, reputasi militer Sparta's telah ditingkatkan di Thermopylae dan Plataea.Orang Atena, sebaliknya, telah kehilangan kota mereka, limbah diletakkan oleh Persia.Namun pada keseimbangan itu adalah orang Atena yang muncul lebih kuat.Angkatan laut yang routs musuh di Salamis sebagian besar mereka.Dan hal ini menjadi jelas bahwa kontrol Laut Aegea adalah pertahanan terbaik terhadap Persia.

The Delian Liga: dari 478 SM 

Sebuah pergeseran keseimbangan kekuasaan antara Athena dan Sparta ditekankan pada 478, ketika perwakilan dari Athena dan negara-negara Aegea lainnya bertemu di pulau Delos untuk membentuk koalisi, kemudian dikenal sebagai Liga Delian.Anggota akan berlangganan armada umum, baik dengan memberikan kapal dan awak atau minoritas kasus oleh upeti uang. Salah satu tujuan adalah untuk membebaskan wilayah Yunani diselenggarakan oleh Persia di pantai timur Laut Aegea.

Sparta tidak tertarik dalam keanggotaan, mempunyai sedikit di jalan armada.Jadi Athena adalah sungguh pemimpin aliansi ini Yunani baru.

Dalam tahun-tahun awalnya Liga Delian tumbuh dalam kekuatan, mencapai beberapa kemenangan yang signifikan terhadap Persia.Hal ini sendiri adalah mengkhawatirkan ke Sparta.Bahkan lebih lagi adalah cara Athena mulai memperlakukan Liga sebagai sebuah kerajaan Athena, dengan armada yang di pembuangan otomatis Athena.

Perilaku Athena terhadap sekutu-sekutunya seharusnya sama akan segera bahwa dari pengganggu kekaisaran.Negara-negara yang mencoba untuk mengundurkan diri dari liga secara paksa dipertahankan.langganan Tahunan dituntut bukan kapal.Paling signifikan dari semua, pada sekitar 454 dana akumulasi Liga ditransfer dari Delos ke Athena.

Build-sampai Perang Peloponnesia Pertama: 478-460 SM 

Sparta mengalami kesulitan dalam mempertahankan loyalitas anggota Liga sendiri Peloponnesia, beberapa di antaranya mengadopsi pemerintahan demokratis bermusuhan dalam prinsip oligarki Spartan. 

Sparta masalah adalah diperparah oleh gempa dahsyat di 464. Secara tidak langsung membawa ke kepala mendidih permusuhan antara Sparta dan Athena.



Gempa bumi menghancurkan sebagian besar kota Sparta dan membunuh banyak Spartiates - istilah Yunani bagi warga prajurit Sparta's. Parahelots merebut kesempatan untuk bangkit memberontak.Spartan berhasil berisi pemberontak di wilayah Gunung Ithome, di Messenia, tetapi mereka tidak memiliki kekuatan untuk mengalahkan mereka. Mereka menarik sekutu mereka mencari bantuan. 

Athena, pada tahap teknis sekutu Sparta, adalah di antara kota-negara yang mengirim pasukan.


Alih-alih menyambut dukungan ini Athena, Spartan mengirim tentara kembali ke Athena tanpa melibatkan mereka dalam kampanye.Alasan yang tepat tidak diketahui, tetapi mungkin politik.Keputusan mengikuti berita bahwa Athena sedang dalam proses pengenalan yang lebih demokrasi radikal , ukuran sangat ofensif ke Sparta aristokrat.episode ini ditafsirkan sebagai penghinaan oleh Athena, yang secara konstitusional cenderung ketidakpercayaan Sparta. 

Segera setelah acara ini Athena membuat aliansi provokatif dengan dua negara kota-lawan Sparta.Buka permusuhan meletus pada 460, tahun umumnya dianggap sebagai awal Perang Pertama Peloponnesia.

Reksa kehancuran: 5 - abad ke-4 SM 

Perang sudah tdk teratur dan memiliki built-in unsur jalan buntu.Athena cenderung untuk memenangkan pertempuran di laut; Sparta dan sekutu-sekutunya lebih kuat di darat. Dalam 446 sebuah Tiga Tahun Perjanjian disepakati, pada prinsipnya menjaga status quo.Sparta mengakui Liga Delian, yang sekarang salah lagi berevolusi menjadi sebuah kerajaan Athena.Athena, pada gilirannya, tidak akan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi Liga Peloponnesia. 

perdamaian ini memungkinkan masa kejayaanAthena di bawah Pericles , tapi hanya berlangsung selama setengah sesuai dengan tujuannya tiga puluh tahun.Athena tidak dapat menolak mencampuri urusan Peloponnesia.Di tengah saling tuding sebagai pihak yang telah melanggar perjanjian yang pertama, perang kembali pada tahun 431 SM.


Perang berlanjut di cocok dan mulai selama lebih dari dua puluh tahun.Tidak ada pihak yang menetapkan keuntungan jelas sampai, dari 414, Persia campur tangan di sisi Spartan.Dengan 404 armada Athena telah dihancurkan, dan sebuah perjanjian perdamaian hukuman dikenakan pada Athena.Sparta sekali lagi pemimpin yang tak perlu dari negara-kota Yunani.

Selama lebih dari satu abad Yunani telah robek oleh percekcokan mematikan sebagai sisi perubahan kota, mengkhianati perjanjian, membuat serangan kejutan satu sama lain, memberlakukan bentuk-bentuk baru pemerintahan atau mendorong pengkhianatan.Penemuan Yunani politik sepertinya racun di minuman itu.Ini telah satu abad intrik politik diangkat status perang.

Sparta, dari 404 SM, memiliki peluang dan kekuatan untuk memaksakan semacam kesatuan di Yunani, tetapi struktur picik sosialnya sakit-siap untuk memberikan kepemimpinan yang diperlukan.

Sebaliknya Athena pulih prestise yang cukup untuk menempatkan bersama-sama, di 377, versi revisi dari Liga Delian.Aliansi ini membuktikan cukup kuat untuk mengalahkan angkatan laut Spartan off Naxos di 376.Beberapa tahun kemudian tentara Spartan menerima pukulan terminal ketika kewalahan oleh sejumlah kecil Thebans, berkat revolusionertaktik Epaminondas, di Leuctra di 371.Dalam 369 Epaminondas membebaskanMessenia, wilayah tetangga lama dieksploitasi oleh Spartan dan dasar dari banyak organisasi-kekuatan Sparta.

Penurunan lambat: dari abad ke-4 SM 

Pada pertengahan abad ke-4 Sparta tidak menawarkan perlawanan terhadap penjajah Macedonia.Sendirian di antara negara-negara kota Yunani-, dia diizinkan untuk mempertahankan kemerdekaan merajuk. 

Sparta tetap teknis kota gratis melalui sebagian besar era Macedonia dan bahkan ke dalam kekaisaran Romawi. Sistem politik tradisional, yang terkait dengan namaLycurgus , berlangsung hingga 188 SM - meskipun semakin dilihat sebagai rasa ingin tahu.Pelatihan ketat pria muda bahkan bertahan sebagai atraksi wisata di kekaisaran Romawi. Sebuah cobaan berat dengan cambuk merupakan salah satu kebiasaan Spartan yang dapat dilihat di kuil Artemis.

Hampir tidak ada jejak bertahan hari ini Sparta kuno.Berbeda dengan Athena berbudaya, orang-orang militer cepat ditetapkan oleh bangunan toko kecil halus.Mereka bangga bahwa kota mereka dipertahankan oleh laki-laki daripada batu.Lokasi kuil Artemis masih dapat diidentifikasi, tetapi hanya karena orang-orang Romawi membangun sebuah teater di sana.

Lokasi Sparta tetap digunakan hampir terus menerus.Pada Abad Pertengahan sebuah kota Bizantium berkembang megah di atas bukit tiga mil jauhnya, di Mistra.Kota kini Sparta, dengan sekitar 10.000 penduduk, dibangun pada tahun 1834 sebagai tanda kebanggaan dalam barukemerdekaan Yunani.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar